Hukum Coulomb merupakan hukum dasar dalam elektrostatika yang menjelaskan interaksi antara dua muatan listrik. Hukum ini menyatakan bahwa gaya elektrostatik yang bekerja antara dua muatan sebanding dengan hasil perkalian kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak di antara keduanya. Rumusnya dapat dituliskan sebagai F = k * (|q1 * q2| / r^2), di mana F adalah gaya, q1 dan q2 adalah muatan listrik, r adalah jarak di antara kedua muatan, dan k adalah konstanta Coulomb.
Penjelasan dan Jawaban
Hukum Coulomb adalah salah satu hukum dalam fisika yang menjelaskan tentang gaya elektrostatik antara dua muatan listrik yang diam. Hukum ini ditemukan oleh ilmuwan Prancis bernama Charles-Augustin de Coulomb.
Rumus yang digunakan dalam hukum Coulomb adalah:
Gaya (F) = (konstanta listrik vakum (k) x muatan pertama (q1) x muatan kedua (q2)) / jarak kuadrat (r^2)
Dalam rumus tersebut, gaya (F) diukur dalam newton (N), konstanta listrik vakum (k) memiliki nilai 8.99 x 10^9 N.m^2/C^2, muatan pertama (q1) dan muatan kedua (q2) diukur dalam coulomb (C), dan jarak (r) diukur dalam meter (m).
Contoh penerapan hukum Coulomb adalah saat dua muatan listrik dengan besaran yang sama saling tolak-menolak, sedangkan muatan listrik dengan besaran yang berbeda saling tarik-menarik.
Kesimpulan
Hukum Coulomb merupakan hukum dalam fisika yang digunakan untuk menghitung gaya elektrostatik antara dua muatan listrik yang diam. Rumus hukum Coulomb adalah Gaya (F) = (konstanta listrik vakum (k) x muatan pertama (q1) x muatan kedua (q2)) / jarak kuadrat (r^2). Hukum Coulomb dapat menjelaskan fenomena tolak-menolak atau tarik-menarik antara dua muatan listrik.









Leave a Reply