Homograf dan homonim adalah istilah yang sering digunakan dalam linguistik. Homograf merujuk pada kata-kata yang sama dalam pengejaan, tetapi memiliki makna yang berbeda. Sementara itu, homonim merujuk pada kata-kata yang memiliki pengucapan yang sama, tetapi memiliki makna yang berbeda. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan perbedaan yang lebih detail antara kedua konsep ini.
Penjelasan dan Jawaban
Dalam bahasa Indonesia, terdapat istilah homograf dan homonim yang merujuk pada kata-kata yang terdengar atau ditulis sama. Namun, ada perbedaan antara keduanya.
Homograf
Homograf adalah kata-kata dalam bahasa Indonesia yang ditulis sama, tapi memiliki makna yang berbeda. Homograf terdiri dari dua jenis, yaitu homograf sempurna dan homograf sebagian. Homograf sempurna adalah kata-kata yang ditulis sama dan tak ada perubahan sedikitpun dalam penulisannya. Contohnya adalah:
- Kata “kami” yang memiliki makna “kami (sekelompok orang)” dan juga “kami (kata penunjuk)”
- Kata “dera” yang memiliki makna “dera (pukulan berulang)” dan “dera (suara yang cukup tajam)”
Homograf sebagian adalah kata-kata yang ditulis sama, tetapi mengalami perubahan tanda baca di antara huruf jamak dan bentuk tunggalnya. Contohnya adalah:
- Kata “ibu” yang merupakan bentuk tunggal dari “ibu” dan huruf i-nya ditempati oleh tanda tambah, menjadi “ibunya”
- Kata “malam” yang merupakan bentuk tunggal dari “malam” dan huruf a-nya ditempati oleh tanda tambah, menjadi “malamnya”
Homonim
Homonim adalah kata-kata dalam bahasa Indonesia yang terdengar atau ditulis sama, tapi memiliki makna yang berbeda. Homonim juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu homonim sempurna dan homonim sebagian. Contohnya adalah:
- Kata “bola” yang memiliki makna “bola (alat permainan)” dan juga “bola (organ dalam tubuh)”
- Kata “sirap” yang memiliki makna “sirap (bumbu)” dan juga “sirap (minuman manis)”









Leave a Reply