Dalam pelajaran IPA, tumbuhan berbiji merujuk pada kelompok tumbuhan yang memiliki biji sebagai alat pembentukan baru. Biji ini memiliki peran penting dalam reproduksi dan penyebaran tumbuhan, serta memiliki bagian utama seperti embrio, endosperma, dan kulit biji. Pemahaman konsep tumbuhan berbiji sangatlah penting dalam memahami keanekaragaman dan interaksi ekosistem.
Penjelasan dan Jawaban
Tumbuhan berbiji merupakan salah satu kelompok tumbuhan dalam pelajaran IPA yang memiliki ciri-ciri khusus dalam sistem perkembangbiakan mereka. Tumbuhan berbiji memiliki biji sebagai alat reproduksi utama mereka. Biji memiliki dua bagian utama, yaitu embrio yang akan tumbuh menjadi individu baru dan endosperma yang menyediakan nutrisi bagi embrio saat tumbuh. Selain itu, biji juga dilindungi oleh lapisan keras yang disebut kulit biji atau perikarp.
Proses perkembangbiakan pada tumbuhan berbiji melalui pembuahan, di mana serbuk sari dari bunga jantan (stamen) akan dibawa oleh serangga atau angin menuju putik (bagian bunga betina) yang memiliki bakal biji. Lalu, terjadi pembuahan antara serbuk sari dengan sel telur dalam bakal biji, yang akan membentuk embrio dan endosperma. Pembuahan ini terjadi dalam proses yang disebut penyerbukan.
Ciri-ciri lain dari tumbuhan berbiji meliputi adanya akar, batang, dan daun. Mereka juga memiliki sistem kehidupan dua fase, yaitu fase vegetatif saat tumbuh dan fase generatif saat berbunga dan berkembang biak.
Berikut adalah beberapa contoh tumbuhan berbiji:
- Pohon mangga
- Tanaman padi
- Tanaman kacang hijau
- Tanaman apel
- Tanaman jagung
Kesimpulan
Tumbuhan berbiji dalam pelajaran IPA mengacu pada kelompok tumbuhan yang menggunakan biji sebagai alat perkembangbiakan. Mereka memiliki ciri-ciri seperti embrio, endosperma, kulit biji, dan proses penyerbukan. Beberapa contoh tumbuhan berbiji meliputi mangga, padi, kacang hijau, apel, dan jagung.









Leave a Reply