Categories

Apa perbedaan antara kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif?

Apa perbedaan antara kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif?

Kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif adalah dua konsep yang berbeda dalam mengukur tingkat kemiskinan. Kemiskinan absolut mengacu pada kondisi dimana seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Sedangkan kemiskinan relatif mengacu pada kondisi dimana seseorang memiliki pendapatan atau gaya hidup yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mayoritas penduduk di sekitarnya. Perbedaan ini penting dalam menentukan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan.

Penjelasan dan Jawaban

Kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif adalah dua konsep yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kehidupan seseorang atau sekelompok orang dalam konteks pendapatan dan akses terhadap kebutuhan dasar. Berikut adalah penjelasan dan perbedaan antara kedua konsep tersebut:

Kemiskinan Absolut

Kemiskinan absolut mengacu pada kondisi di mana seseorang atau sekelompok orang tidak memiliki pendapatan atau sumber daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya. Standar kemiskinan absolut ditetapkan berdasarkan angka yang dianggap sebagai garis kemiskinan, di mana jika pendapatan seseorang atau keluarganya berada di bawah garis ini, maka mereka dianggap hidup dalam kemiskinan absolut.

Kemiskinan Relatif

Kemiskinan relatif melibatkan perbandingan sosial dan relatif terhadap keadaan ekonomi dan pendapatan orang lain dalam masyarakat. Dalam konsep kemiskinan relatif, seseorang atau sekelompok orang dianggap miskin jika pendapatan dan standar hidup mereka berada di bawah batas tertentu yang ditetapkan sebagai pembanding terhadap standar kehidupan yang lebih baik di dalam masyarakat tersebut.

Perbedaan antara kemiskinan absolut dan relatif dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Penentuan Kemiskinan: Kemiskinan absolut diukur berdasarkan kekurangan sumber daya dasar yang diperlukan untuk bertahan hidup, sedangkan kemiskinan relatif diukur dalam perbandingan dengan standar kehidupan yang lebih tinggi di masyarakat.
  • Pengukuran Standar: Kemiskinan absolut menggunakan angka absolut/garis kemiskinan sebagai standar, sedangkan kemiskinan relatif menggunakan perbandingan relatif dengan pendapatan atau kekayaan orang lain.
  • Hubungan Sosial: Kemiskinan absolut hanya berkaitan dengan kualitas hidup individu atau kelompok dalam hal pendapatan dan akses ke kebutuhan dasar, sedangkan kemiskinan relatif melibatkan perbandingan sosial terhadap kesejahteraan orang lain.
  • Perubahan Standar: Garis kemiskinan dalam kemiskinan absolut cenderung tetap dari waktu ke waktu, sementara dalam kemiskinan relatif standar dapat berubah seiring waktu sesuai dengan perubahan kesejahteraan masyarakat.

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif adalah dua konsep yang berbeda dalam menggambarkan kondisi kehidupan seseorang atau sekelompok orang. Kemiskinan absolut berkaitan dengan kekurangan pendapatan dan akses ke kebutuhan dasar yang diperlukan untuk bertahan hidup, sedangkan kemiskinan relatif melibatkan perbandingan sosial terhadap standar kehidupan yang lebih tinggi dalam masyarakat. Penting untuk memahami perbedaan ini dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan dan merancang kebijakan yang tepat untuk menguranginya.