Categories

Bagaimana cara menghitung deviation rata-rata dalam statistika?

Bagaimana cara menghitung deviation rata-rata dalam statistika?

Cara menghitung deviation rata-rata dalam statistika merupakan langkah penting untuk menganalisis data. Deviation rata-rata adalah ukuran seberapa jauh nilai data berbeda dari rata-rata. Dalam artikel ini, kita akan membahas metode yang digunakan untuk menghitung deviation rata-rata secara efektif.

Penjelasan dan Jawaban

Deviasi rata-rata dalam statistika digunakan untuk mengukur sejauh mana data tersebar atau berbeda dari nilai rata-rata. Deviasi rata-rata dapat dihitung dengan langkah-langkah berikut:

  1. Hitung rata-rata dari data yang ada. Rata-rata dapat dihitung dengan menjumlahkan semua data dan membaginya dengan jumlah data yang ada.
  2. Tentukan selisih antara setiap data dengan nilai rata-rata. Misalnya, jika nilai rata-rata adalah 10 dan data terdiri dari 8, 12, dan 10, maka selisihnya adalah -2, 2, dan 0.
  3. Ambil nilai absolut dari selisih tersebut. Nilai absolut didapatkan dengan menghilangkan tanda negatif (-) jika ada. Misalnya, -2 akan menjadi 2.
  4. Jumlahkan semua nilai absolut dari selisih tersebut.
  5. Bagi hasil penjumlahan dengan jumlah data yang ada.
  6. Hasil pembagian tersebut merupakan deviasi rata-rata dari data tersebut.

Dalam hal ini, contoh perhitungan deviasi rata-rata dapat dilakukan dengan data 8, 12, dan 10 sebagai berikut:

  1. Rata-rata = (8+12+10)/3 = 10
  2. Selisih = -2, 2, 0
  3. Nilai absolut = 2, 2, 0
  4. Penjumlahan nilai absolut = 4
  5. Deviasi rata-rata = 4/3 = 1.33

Kesimpulan

Dengan demikian, deviasi rata-rata dalam statistika adalah pengukuran yang digunakan untuk mengetahui seberapa jauh data tersebar atau berbeda dari nilai rata-rata. Deviasi rata-rata dapat dihitung dengan menjumlahkan nilai absolut dari selisih antara setiap data dengan nilai rata-rata, kemudian dibagi dengan jumlah data yang ada. Semakin besar deviasi rata-rata, semakin besar pula variasi atau penyebaran data.

Dalam perhitungan yang telah dijelaskan, menggunakan contoh data 8, 12, dan 10, deviasi rata-rata yang didapatkan adalah 1.33. Hal ini menunjukkan bahwa data tersebut memiliki variasi yang tidak terlalu besar dari nilai rata-ratanya.