Gerak lurus beraturan adalah gerakan benda yang memiliki jarak tempuh yang dapat dihitung dengan mudah. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan dan memberikan contoh perhitungan yang mudah dipahami. Mulai dari rumus yang digunakan hingga contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Baca terus untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang konsep ini.
Penjelasan dan Jawaban
Dalam gerak lurus beraturan, untuk menghitung jarak tempuh kita perlu menggunakan rumus sederhana yaitu:
Jarak tempuh = kecepatan x waktu tempuh
Dalam rumus ini, kecepatan diukur dalam satuan meter per detik (m/s), sedangkan waktu tempuh diukur dalam satuan detik (s).
Contoh soal:
Jika Suzy berlari dengan kecepatan 4 m/s selama 10 detik, berapakah jarak tempuh yang ditempuh oleh Suzy?
Langkah-langkah untuk menghitungnya adalah sebagai berikut:
- Gunakan rumus jarak tempuh = kecepatan x waktu tempuh
- Substitusikan nilai kecepatan = 4 m/s dan waktu tempuh = 10 detik
- Jadi, jarak tempuh = 4 m/s x 10 detik = 40 meter
Kesimpulan
Dalam gerak lurus beraturan, untuk menghitung jarak tempuh, kita dapat menggunakan rumus jarak tempuh = kecepatan x waktu tempuh. Kecepatan diukur dalam meter per detik (m/s), sedangkan waktu tempuh diukur dalam detik (s).
Dalam contoh di atas, Suzy berlari dengan kecepatan 4 m/s selama 10 detik, sehingga jarak tempuhnya adalah 40 meter.









Leave a Reply