Pada artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara budaya politik partisipan dan budaya politik subjek. Dua konsep ini memiliki pengaruh yang signifikan dalam partisipasi politik individu dan kegiatan politik masyarakat secara keseluruhan.
Penjelasan dan Jawaban
Budaya politik adalah pola sikap, nilai, dan keyakinan yang dimiliki oleh suatu masyarakat terhadap sistem politik yang ada di negaranya. Budaya politik partisipan dan budaya politik subjek adalah dua tipe budaya politik yang berbeda. Berikut adalah penjelasan perbedaan antara keduanya:
- Budaya Politik Partisipan:
– Masyarakat memiliki tingkat partisipasi politik yang tinggi.
– Masyarakat aktif terlibat dalam proses politik dan berusaha memengaruhi kebijakan publik.
– Masyarakat merasa memiliki peran penting dalam pembuatan keputusan politik.
– Terdapat kesadaran akan hak dan kewajiban politik sebagai warga negara. - Budaya Politik Subjek:
– Masyarakat memiliki tingkat partisipasi politik yang rendah.
– Masyarakat pasif dalam proses politik atau hanya menerima kebijakan yang ada.
– Masyarakat tidak merasa memiliki peran penting dalam pembuatan keputusan politik.
– Terdapat rasa tidak percaya atau putus asa terhadap sistem politik.
Kesimpulan
Budaya politik partisipan dan budaya politik subjek memiliki perbedaan mendasar dalam tingkat partisipasi politik masyarakat. Budaya politik partisipan menggambarkan masyarakat yang aktif terlibat dalam proses politik dan percaya pada pentingnya peran individu dalam pembuatan keputusan politik. Sementara itu, budaya politik subjek menggambarkan masyarakat yang pasif dalam proses politik dan kurang percaya pada sistem politik yang ada. Perbedaan ini dapat memiliki dampak signifikan pada proses demokrasi dan pembangunan negara.









Leave a Reply