{"id":9778,"date":"2023-10-21T20:00:54","date_gmt":"2023-10-21T20:00:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=9778"},"modified":"2023-10-21T20:00:54","modified_gmt":"2023-10-21T20:00:54","slug":"apa-itu-pecahan-biasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/","title":{"rendered":"Apa itu pecahan biasa?"},"content":{"rendered":"<p>Pecahan biasa merupakan pecahan yang memiliki pembilang lebih kecil dari pada penyebutnya, di mana pembilang dan penyebutnya adalah bilangan bulat. Pecahan ini biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan bagian-bagian yang kurang dari keseluruhan. Contohnya adalah \u2154, di mana angka 2 merupakan penyebut dan angka 3 adalah pembilang, menunjukkan bahwa ada 2 bagian dari keseluruhan yang terdiri dari 3 bagian yang sama.<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Pecahan biasa adalah pecahan yang memiliki pembilang (bagian atas pecahan) dan penyebut (bagian bawah pecahan) yang bukan merupakan angka bulat atau nol. Pecahan biasa ditulis dalam bentuk pembilang\/pembagi, di mana pembilang menyatakan bagian dari suatu kesatuan, sedangkan pembagi menyatakan seberapa banyak pecahan itu dipecah.<\/p>\n<p>Contoh pecahan biasa adalah 3\/4, di mana 3 menyatakan ada tiga bagian dan 4 menyatakan pecahannya dibagi menjadi empat. Pecahan ini berarti ada tiga dari empat bagian yang diambil.<\/p>\n<p>Untuk memahami pecahan biasa, beberapa hal penting yang perlu diketahui adalah: <\/p>\n<ul>\n<li>Pembilang: bagian atas pecahan yang menyatakan sejumlah bagian pecahan.<\/li>\n<li>Penyebut: bagian bawah pecahan yang menyatakan jumlah pecahan yang sama dalam satu kesatuan.<\/li>\n<li>Pecahan sederhana: pecahan di mana pembilang dan penyebut tidak memiliki faktor yang sama selain 1.<\/li>\n<li>Pecahan tak sederhana: pecahan di mana pembilang dan penyebut memiliki faktor yang sama selain 1.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Pecahan biasa adalah pecahan yang memiliki pembilang dan penyebut yang bukan merupakan angka bulat atau nol. Pecahan ini digunakan untuk menggambarkan bagian dari suatu kesatuan yang dipecah. Pemahaman tentang pembilang, penyebut, pecahan sederhana, dan pecahan tak sederhana akan membantu kita mengoperasikan dan memahami pecahan biasa secara lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pecahan biasa merupakan pecahan yang memiliki pembilang lebih kecil dari pada penyebutnya, di mana pembilang dan penyebutnya adalah bilangan bulat. Pecahan ini biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan bagian-bagian yang kurang dari keseluruhan. Contohnya adalah \u2154, di mana angka 2 merupakan penyebut dan angka 3 adalah pembilang, menunjukkan bahwa ada 2 bagian dari keseluruhan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9777,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[302,1985,1976,1975],"tags":[],"class_list":{"0":"post-9778","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-matematika","8":"category-matematika-sd","9":"category-sekolah","10":"category-sekolah-dasar"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu pecahan biasa? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu pecahan biasa? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pecahan biasa merupakan pecahan yang memiliki pembilang lebih kecil dari pada penyebutnya, di mana pembilang dan penyebutnya adalah bilangan bulat. Pecahan ini biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan bagian-bagian yang kurang dari keseluruhan. Contohnya adalah \u2154, di mana angka 2 merupakan penyebut dan angka 3 adalah pembilang, menunjukkan bahwa ada 2 bagian dari keseluruhan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-21T20:00:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-itu-pecahan-biasa.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/\",\"name\":\"Apa itu pecahan biasa? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-10-21T20:00:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-21T20:00:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu pecahan biasa?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu pecahan biasa? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa itu pecahan biasa? - OmahBSE","og_description":"Pecahan biasa merupakan pecahan yang memiliki pembilang lebih kecil dari pada penyebutnya, di mana pembilang dan penyebutnya adalah bilangan bulat. Pecahan ini biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan bagian-bagian yang kurang dari keseluruhan. Contohnya adalah \u2154, di mana angka 2 merupakan penyebut dan angka 3 adalah pembilang, menunjukkan bahwa ada 2 bagian dari keseluruhan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2023-10-21T20:00:54+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-itu-pecahan-biasa.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/","name":"Apa itu pecahan biasa? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-10-21T20:00:54+00:00","dateModified":"2023-10-21T20:00:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-itu-pecahan-biasa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu pecahan biasa?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9778","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9778"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9778\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9778"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9778"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9778"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}