{"id":96447,"date":"2024-06-20T17:50:53","date_gmt":"2024-06-20T17:50:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=96447"},"modified":"2024-06-20T17:50:53","modified_gmt":"2024-06-20T17:50:53","slug":"apa-pengertian-dari-historiografi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/","title":{"rendered":"Apa pengertian dari historiografi?"},"content":{"rendered":"<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Historiografi merupakan cabang ilmu sejarah yang mempelajari tentang cara-cara penulisan sejarah. Lebih spesifiknya, historiografi mengkaji berbagai metode, perspektif, sumber, dan interpretasi yang digunakan dalam menciptakan narasi sejarah. Dalam historiografi, para sejarawan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi pembentukan dan penulisan sejarah, seperti perspektif politik, ideologi, dan nilai-nilai budaya.<\/p>\n<p>Secara umum, historiografi terdiri dari dua pendekatan utama, yaitu pendekatan positivis dan pendekatan interpretatif. Pendekatan positivis cenderung berfokus pada fakta-fakta historis yang dapat diverifikasi secara objektif dan mencoba untuk menghadirkan sejarah secara obyektif. Sementara itu, pendekatan interpretatif lebih menitikberatkan pada interpretasi dan analisis subjektif terhadap sumber-sumber sejarah.<\/p>\n<p>Dalam mengkaji dan menulis sejarah, sejarawan sangat bergantung pada sumber-sumber sejarah seperti arsip, dokumen, artefak, dan catatan sejarah. Selain itu, historiografi juga mempertimbangkan berbagai sudut pandang yang berbeda, seperti perspektif kelas, gender, dan etnisitas, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih kaya dan komprehensif tentang sejarah.<\/p>\n<p>Dalam konteks pembelajaran IPS di tingkat SMP, memahami pengertian historiografi penting agar siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah. Dengan belajar historiografi, siswa dapat mengkritisi, menganalisis, dan mengevaluasi narasi sejarah yang ditemuinya, serta memahami bahwa sejarah seringkali ditulis dari sudut pandang tertentu. Hal ini memungkinkan siswa untuk menjadi pembaca kritis dan mengembangkan kemampuan berpikir analitis.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam historiografi, terdapat dua pendekatan utama dalam penulisan sejarah, yaitu pendekatan positivis yang menekankan pada fakta historis yang dapat diverifikasi secara objektif, dan pendekatan interpretatif yang lebih menitikberatkan pada interpretasi dan analisis subjektif. Historiografi juga mempertimbangkan sumber-sumber sejarah dan sudut pandang yang berbeda untuk mendapatkan pemahaman yang lebih kaya tentang sejarah.<\/p>\n<p>Dalam konteks pembelajaran IPS di tingkat SMP, memahami historiografi penting agar siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis dan kritis terhadap narasi sejarah yang mereka pelajari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penjelasan dan Jawaban Historiografi merupakan cabang ilmu sejarah yang mempelajari tentang cara-cara penulisan sejarah. Lebih spesifiknya, historiografi mengkaji berbagai metode, perspektif, sumber, dan interpretasi yang digunakan dalam menciptakan narasi sejarah. Dalam historiografi, para sejarawan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi pembentukan dan penulisan sejarah, seperti perspektif politik, ideologi, dan nilai-nilai budaya. Secara umum, historiografi terdiri dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":96446,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1379,1991,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-96447","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ips","8":"category-ips-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa pengertian dari historiografi? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa pengertian dari historiografi? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan dan Jawaban Historiografi merupakan cabang ilmu sejarah yang mempelajari tentang cara-cara penulisan sejarah. Lebih spesifiknya, historiografi mengkaji berbagai metode, perspektif, sumber, dan interpretasi yang digunakan dalam menciptakan narasi sejarah. Dalam historiografi, para sejarawan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi pembentukan dan penulisan sejarah, seperti perspektif politik, ideologi, dan nilai-nilai budaya. Secara umum, historiografi terdiri dari [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-20T17:50:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-pengertian-dari-historiografi.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/\",\"name\":\"Apa pengertian dari historiografi? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-20T17:50:53+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-20T17:50:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa pengertian dari historiografi?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa pengertian dari historiografi? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa pengertian dari historiografi? - OmahBSE","og_description":"Penjelasan dan Jawaban Historiografi merupakan cabang ilmu sejarah yang mempelajari tentang cara-cara penulisan sejarah. Lebih spesifiknya, historiografi mengkaji berbagai metode, perspektif, sumber, dan interpretasi yang digunakan dalam menciptakan narasi sejarah. Dalam historiografi, para sejarawan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi pembentukan dan penulisan sejarah, seperti perspektif politik, ideologi, dan nilai-nilai budaya. Secara umum, historiografi terdiri dari [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2024-06-20T17:50:53+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-pengertian-dari-historiografi.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/","name":"Apa pengertian dari historiografi? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-06-20T17:50:53+00:00","dateModified":"2024-06-20T17:50:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-historiografi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa pengertian dari historiografi?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=96447"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96447\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":152385,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96447\/revisions\/152385"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/96446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=96447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=96447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=96447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}