{"id":88180,"date":"2024-12-05T03:50:53","date_gmt":"2024-12-05T03:50:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=88180"},"modified":"2024-12-05T03:50:53","modified_gmt":"2024-12-05T03:50:53","slug":"apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/","title":{"rendered":"Apa perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal?"},"content":{"rendered":"<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal terletak pada proses pembuatannya, sifatnya, dan kekuatannya dalam mengatur perilaku masyarakat.<\/p>\n<h3>Perangkat Hukum Formal<\/h3>\n<p>Perangkat hukum formal adalah aturan-aturan yang ditetapkan secara resmi dan tertulis oleh lembaga yang berwenang dalam sistem hukum suatu negara. Biasanya, perangkat hukum formal ini mencakup undang-undang, konstitusi, peraturan perundang-undangan, serta keputusan pengadilan. Proses pembuatan perangkat hukum formal melibatkan penyusunan, pembahasan, dan pengesahan oleh badan-badan legislatif atau lembaga yang berwenang untuk membuat undang-undang.<\/p>\n<p>Ciri khas dari perangkat hukum formal adalah adanya sanksi atau hukuman yang ditetapkan jika aturan tersebut dilanggar. Misalnya, jika seseorang melanggar undang-undang yang ada, dia dapat dikenai denda atau dijatuhi hukuman penjara. Kekuatan hukum formal ini seringkali didasarkan pada kekuatan negara dan otoritas hukum yang sah.<\/p>\n<h3>Perangkat Hukum Informal<\/h3>\n<p>Perangkat hukum informal, di sisi lain, tidak ditetapkan secara resmi melalui proses legislatif. Perangkat hukum ini mencakup norma-norma sosial, adat istiadat, kebiasaan, tradisi, dan nilai-nilai yang berlaku dalam suatu masyarakat. Perangkat hukum informal dapat berkembang secara alami dari interaksi sosial dan dipelajari melalui proses sosialisasi.<\/p>\n<p>Perangkat hukum informal sering kali tidak memiliki sanksi hukum yang resmi, namun dapat memberikan perlindungan sosial dan menjaga kohesi sosial dalam suatu masyarakat. Contoh perangkat hukum informal adalah etika dan tata krama dalam pergaulan, norma-norma dalam keluarga, atau tindakan yang dianggap sopan dalam budaya tertentu.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Secara singkat, perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Perangkat hukum formal ditetapkan secara resmi dan tertulis oleh lembaga yang berwenang, sedangkan perangkat hukum informal tidak memiliki proses penegakan yang resmi.<\/li>\n<li>Perangkat hukum formal melibatkan sanksi atau hukuman yang ditetapkan jika aturan dilanggar, sedangkan perangkat hukum informal lebih memberikan panduan dan perlindungan sosial dalam masyarakat.<\/li>\n<li>Perangkat hukum formal didasarkan pada otoritas hukum yang sah, sedangkan perangkat hukum informal berkembang secara alami dari interaksi sosial dan nilai-nilai budaya.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Artikel ini diharapkan memberikan pemahaman tentang perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal dalam konteks hukum.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penjelasan dan Jawaban Perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal terletak pada proses pembuatannya, sifatnya, dan kekuatannya dalam mengatur perilaku masyarakat. Perangkat Hukum Formal Perangkat hukum formal adalah aturan-aturan yang ditetapkan secara resmi dan tertulis oleh lembaga yang berwenang dalam sistem hukum suatu negara. Biasanya, perangkat hukum formal ini mencakup undang-undang, konstitusi, peraturan perundang-undangan, serta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":88178,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1379,1991,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-88180","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ips","8":"category-ips-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan dan Jawaban Perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal terletak pada proses pembuatannya, sifatnya, dan kekuatannya dalam mengatur perilaku masyarakat. Perangkat Hukum Formal Perangkat hukum formal adalah aturan-aturan yang ditetapkan secara resmi dan tertulis oleh lembaga yang berwenang dalam sistem hukum suatu negara. Biasanya, perangkat hukum formal ini mencakup undang-undang, konstitusi, peraturan perundang-undangan, serta [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-05T03:50:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/\",\"name\":\"Apa perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-12-05T03:50:53+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-05T03:50:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal? - OmahBSE","og_description":"Penjelasan dan Jawaban Perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal terletak pada proses pembuatannya, sifatnya, dan kekuatannya dalam mengatur perilaku masyarakat. Perangkat Hukum Formal Perangkat hukum formal adalah aturan-aturan yang ditetapkan secara resmi dan tertulis oleh lembaga yang berwenang dalam sistem hukum suatu negara. Biasanya, perangkat hukum formal ini mencakup undang-undang, konstitusi, peraturan perundang-undangan, serta [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2024-12-05T03:50:53+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/","name":"Apa perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-12-05T03:50:53+00:00","dateModified":"2024-12-05T03:50:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-perangkat-hukum-formal-dan-informal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa perbedaan antara perangkat hukum formal dan informal?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88180","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88180"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88180\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":156404,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88180\/revisions\/156404"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88178"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}