{"id":87330,"date":"2024-12-22T06:51:18","date_gmt":"2024-12-22T06:51:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=87330"},"modified":"2024-12-22T06:51:18","modified_gmt":"2024-12-22T06:51:18","slug":"apa-pengertian-demokrasi-pancasila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/","title":{"rendered":"Apa pengertian demokrasi Pancasila?"},"content":{"rendered":"<p>Demokrasi Pancasila merupakan sistem demokrasi yang diadopsi oleh Indonesia dan didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Dalam demokrasi Pancasila, kekuasaan ada di tangan rakyat dan dilaksanakan secara proporsional, menghargai perbedaan, dan mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Konsep demokrasi Pancasila ini menjadi dasar dalam pembentukan sistem politik dan pemerintahan Indonesia.<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Demokrasi Pancasila adalah suatu sistem pemerintahan yang mendasarkan pada nilai-nilai pancasila. Demokrasi berarti kekuasaan berada pada rakyat, sedangkan Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam demokrasi Pancasila, kekuasaan ada pada rakyat dan dilaksanakan secara kolektif dengan mengedepankan prinsip musyawarah untuk mencapai keputusan yang terbaik bagi kepentingan bersama. Pemerintahan yang berlandaskan demokrasi Pancasila juga menghormati hak asasi manusia, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta membuka ruang partisipasi politik bagi semua warga negara tanpa diskriminasi.<\/p>\n<p>Demokrasi Pancasila memiliki beberapa ciri khas, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Pemerintahan yang didasarkan pada konstitusi yang mengedepankan asas demokrasi, supremasi hukum, dan keadilan sosial.<\/li>\n<li>Proses pengambilan keputusan yang melibatkan perwakilan rakyat melalui pemilihan umum yang jujur dan adil.<\/li>\n<li>Perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia dan kebebasan berpendapat serta berkumpul secara damai.<\/li>\n<li>Adanya aturan yang mengatur sistem pembagian kekuasaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif.<\/li>\n<li>Adanya pemisahan kekuasaan antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga prinsip desentralisasi.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa demokrasi Pancasila adalah sistem pemerintahan Indonesia yang didasarkan pada prinsip kekuasaan rakyat dan nilai-nilai Pancasila. Demokrasi ini menghargai hak asasi manusia, musyawarah dalam pengambilan keputusan, dan adanya pembagian kekuasaan yang seimbang antara pemerintah pusat dan daerah.<\/p>\n<p>Demokrasi Pancasila merupakan landasan penting dalam menjalankan pemerintahan Indonesia, karena melalui sistem ini, diharapkan tercipta keadilan sosial dan kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demokrasi Pancasila merupakan sistem demokrasi yang diadopsi oleh Indonesia dan didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Dalam demokrasi Pancasila, kekuasaan ada di tangan rakyat dan dilaksanakan secara proporsional, menghargai perbedaan, dan mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Konsep demokrasi Pancasila ini menjadi dasar dalam pembentukan sistem politik dan pemerintahan Indonesia. Penjelasan dan Jawaban Demokrasi Pancasila adalah suatu sistem [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":87329,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1379,1991,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-87330","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ips","8":"category-ips-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa pengertian demokrasi Pancasila? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa pengertian demokrasi Pancasila? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Demokrasi Pancasila merupakan sistem demokrasi yang diadopsi oleh Indonesia dan didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Dalam demokrasi Pancasila, kekuasaan ada di tangan rakyat dan dilaksanakan secara proporsional, menghargai perbedaan, dan mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Konsep demokrasi Pancasila ini menjadi dasar dalam pembentukan sistem politik dan pemerintahan Indonesia. Penjelasan dan Jawaban Demokrasi Pancasila adalah suatu sistem [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-22T06:51:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-pengertian-demokrasi-Pancasila.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/\",\"name\":\"Apa pengertian demokrasi Pancasila? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-12-22T06:51:18+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-22T06:51:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa pengertian demokrasi Pancasila?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa pengertian demokrasi Pancasila? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa pengertian demokrasi Pancasila? - OmahBSE","og_description":"Demokrasi Pancasila merupakan sistem demokrasi yang diadopsi oleh Indonesia dan didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Dalam demokrasi Pancasila, kekuasaan ada di tangan rakyat dan dilaksanakan secara proporsional, menghargai perbedaan, dan mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Konsep demokrasi Pancasila ini menjadi dasar dalam pembentukan sistem politik dan pemerintahan Indonesia. Penjelasan dan Jawaban Demokrasi Pancasila adalah suatu sistem [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2024-12-22T06:51:18+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-pengertian-demokrasi-Pancasila.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/","name":"Apa pengertian demokrasi Pancasila? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-12-22T06:51:18+00:00","dateModified":"2024-12-22T06:51:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-demokrasi-pancasila\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa pengertian demokrasi Pancasila?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87330"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87330\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":156815,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87330\/revisions\/156815"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}