{"id":85410,"date":"2025-01-29T09:50:53","date_gmt":"2025-01-29T09:50:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=85410"},"modified":"2025-01-29T09:50:53","modified_gmt":"2025-01-29T09:50:53","slug":"apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan hukum Newton I dalam fisika?"},"content":{"rendered":"<p>Hukum Newton I, juga dikenal sebagai Hukum Inersia, adalah salah satu prinsip dasar dalam fisika. Hukum ini menyatakan bahwa benda akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus dengan kecepatan konstan jika tidak ada gaya eksternal yang bekerja padanya. Dalam kata lain, benda akan mempertahankan keadaannya sampai ada gaya yang mengubahnya. <\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p> Hukum Newton I, juga dikenal sebagai Hukum Gerak Newton I atau Hukum Inersia, adalah salah satu dari tiga hukum gerak yang dirumuskan oleh fisikawan terkenal, Sir Isaac Newton. Hukum ini menyatakan bahwa benda akan tetap bergerak dengan kecepatan konstan atau tetap diam jika tidak ada gaya eksternal yang bekerja pada benda tersebut. <\/p>\n<p> Dalam kata lain, hukum ini mengatakan bahwa benda cenderung mempertahankan keadaan gerak atau keadaan diamnya. Jika benda sedang bergerak dengan kecepatan konstan, benda akan terus bergerak dengan kecepatan tersebut jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda tersebut. Begitu pula jika benda sedang diam, benda akan tetap diam jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda tersebut. <\/p>\n<p> Dalam konteks ini, gaya dapat diartikan sebagai interaksi antara benda dengan lingkungannya. Setiap kali ada gaya yang bekerja pada benda, akan ada perubahan kecepatan, arah, atau keduanya. Namun, jika tidak ada gaya yang bekerja, keadaan gerak atau diam benda akan tetap sama. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hukum Newton I, juga dikenal sebagai Hukum Inersia, adalah salah satu prinsip dasar dalam fisika. Hukum ini menyatakan bahwa benda akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus dengan kecepatan konstan jika tidak ada gaya eksternal yang bekerja padanya. Dalam kata lain, benda akan mempertahankan keadaannya sampai ada gaya yang mengubahnya. Penjelasan dan Jawaban Hukum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":85409,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1040,1987,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-85410","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ipa","8":"category-ipa-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan hukum Newton I dalam fisika? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan hukum Newton I dalam fisika? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hukum Newton I, juga dikenal sebagai Hukum Inersia, adalah salah satu prinsip dasar dalam fisika. Hukum ini menyatakan bahwa benda akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus dengan kecepatan konstan jika tidak ada gaya eksternal yang bekerja padanya. Dalam kata lain, benda akan mempertahankan keadaannya sampai ada gaya yang mengubahnya. Penjelasan dan Jawaban Hukum [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-29T09:50:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-Newton-I-dalam-fisika.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan hukum Newton I dalam fisika? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-01-29T09:50:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-29T09:50:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan hukum Newton I dalam fisika?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan hukum Newton I dalam fisika? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan hukum Newton I dalam fisika? - OmahBSE","og_description":"Hukum Newton I, juga dikenal sebagai Hukum Inersia, adalah salah satu prinsip dasar dalam fisika. Hukum ini menyatakan bahwa benda akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus dengan kecepatan konstan jika tidak ada gaya eksternal yang bekerja padanya. Dalam kata lain, benda akan mempertahankan keadaannya sampai ada gaya yang mengubahnya. Penjelasan dan Jawaban Hukum [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2025-01-29T09:50:53+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-Newton-I-dalam-fisika.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/","name":"Apa yang dimaksud dengan hukum Newton I dalam fisika? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-01-29T09:50:53+00:00","dateModified":"2025-01-29T09:50:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-hukum-newton-i-dalam-fisika\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan hukum Newton I dalam fisika?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85410","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85410"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85410\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":157732,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85410\/revisions\/157732"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85409"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85410"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85410"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85410"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}