{"id":83901,"date":"2025-02-28T18:50:57","date_gmt":"2025-02-28T18:50:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=83901"},"modified":"2025-02-28T18:50:57","modified_gmt":"2025-02-28T18:50:57","slug":"apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan kata penghubung subordinatif? Berikan contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia."},"content":{"rendered":"<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Kata penghubung subordinatif adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan antara klausa utama (induk) dengan klausa anak yang bersifat subordinatif. Klausa anak ini bergantung pada klausa utama dan tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat yang utuh.<\/p>\n<p>Contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Jika: Saya akan pergi ke bioskop jika kamu ikut.<\/li>\n<li>Ketika: Ibu masak nasi ketika adik saya pulang sekolah.<\/li>\n<li>Meskipun: Dia tetap tersenyum meskipun sedang sedih.<\/li>\n<li>Karena: Budi naik bis karena hujan turun dengan deras.<\/li>\n<li>Agar: Saya belajar keras agar bisa lulus ujian dengan baik.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Kata penghubung subordinatif adalah kata yang menghubungkan klausa utama dengan klausa anak yang bersifat subordinatif. Kata penghubung ini membantu menjelaskan hubungan dan ketergantungan antara kedua klausa tersebut. Contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia antara lain jika, ketika, meskipun, karena, dan agar.<\/p>\n<p>Mengerti penggunaan dan perbedaan antara kata penghubung subordinatif sangat penting dalam memahami struktur kalimat yang kompleks dan melengkapi pemahaman bahasa Indonesia SMP.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penjelasan dan Jawaban Kata penghubung subordinatif adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan antara klausa utama (induk) dengan klausa anak yang bersifat subordinatif. Klausa anak ini bergantung pada klausa utama dan tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat yang utuh. Contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia antara lain: Jika: Saya akan pergi ke bioskop jika kamu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":83898,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[927,1994,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-83901","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bahasa-indonesia","8":"category-bahasa-indonesia-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan kata penghubung subordinatif? Berikan contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia. - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan kata penghubung subordinatif? Berikan contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia. - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan dan Jawaban Kata penghubung subordinatif adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan antara klausa utama (induk) dengan klausa anak yang bersifat subordinatif. Klausa anak ini bergantung pada klausa utama dan tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat yang utuh. Contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia antara lain: Jika: Saya akan pergi ke bioskop jika kamu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-28T18:50:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-Berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-Indonesia.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan kata penghubung subordinatif? Berikan contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia. - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-02-28T18:50:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-28T18:50:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan kata penghubung subordinatif? Berikan contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia.\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan kata penghubung subordinatif? Berikan contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia. - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan kata penghubung subordinatif? Berikan contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia. - OmahBSE","og_description":"Penjelasan dan Jawaban Kata penghubung subordinatif adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan antara klausa utama (induk) dengan klausa anak yang bersifat subordinatif. Klausa anak ini bergantung pada klausa utama dan tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat yang utuh. Contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia antara lain: Jika: Saya akan pergi ke bioskop jika kamu [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2025-02-28T18:50:57+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-Berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-Indonesia.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/","name":"Apa yang dimaksud dengan kata penghubung subordinatif? Berikan contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia. - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-02-28T18:50:57+00:00","dateModified":"2025-02-28T18:50:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-penghubung-subordinatif-berikan-contoh-kata-penghubung-subordinatif-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan kata penghubung subordinatif? Berikan contoh kata penghubung subordinatif dalam bahasa Indonesia."}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83901"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83901\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":158460,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83901\/revisions\/158460"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}