{"id":66968,"date":"2026-01-25T12:51:05","date_gmt":"2026-01-25T12:51:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=66968"},"modified":"2026-01-25T12:51:05","modified_gmt":"2026-01-25T12:51:05","slug":"apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia?"},"content":{"rendered":"<p>Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia. Afiks dalam bahasa Indonesia merujuk pada bagian terkecil dari kata yang dapat ditambahkan di awal (prefiks), di tengah (infiks), atau di akhir (sufiks) kata untuk mengubah makna atau fungsi kata tersebut. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai afiks dalam bahasa Indonesia dan pentingnya pemahaman terhadapnya.<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Afiks dalam bahasa Indonesia merupakan unsur pembentuk kata yang ditambahkan di awal (prefiks), di tengah (infiks), atau di akhir (sufiks). Afiks ini digunakan untuk mengubah makna atau jenis kata dasar yang terbentuk.<\/p>\n<p>Contoh afiks di dalam bahasa Indonesia antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Prefiks: di-, ter-, ke-<\/li>\n<li>Infiks: -um-<\/li>\n<li>Sufiks: -an, -i, -kan<\/li>\n<\/ul>\n<p>Preffiks digunakan untuk membentuk kata kerja atau kata benda. Misalnya, dengan menambahkan prefiks &#8220;di-&#8221; pada kata &#8220;makan&#8221;, menjadi &#8220;dimakan&#8221; yang memiliki makna &#8220;dikonsumsi&#8221;. Infiks digunakan untuk mengubah kata kerja menjadi kata benda. Misalnya, kata &#8220;masak&#8221; dengan menambahkan infiks &#8220;-um-&#8221; menjadi &#8220;memasak&#8221; yang berarti &#8220;tindakan memasak&#8221;. Sufiks digunakan untuk membentuk kata ganti, kata sifat, atau kata benda. Misalnya, dengan menambahkan sufiks &#8220;-an&#8221; pada kata &#8220;tinggi&#8221;, menjadi &#8220;tinggian&#8221; yang berarti &#8220;keadaan yang tinggi&#8221;.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Afiks dalam bahasa Indonesia merupakan unsur pembentuk kata yang ditambahkan di awal, tengah, atau akhir kata dasar. Afiks ini digunakan untuk mengubah makna atau jenis kata dasar yang terbentuk. Contohnya adalah prefiks, infiks, dan sufiks. Prefiks digunakan di awal kata, infiks digunakan di tengah kata, dan sufiks digunakan di akhir kata.<\/p>\n<p>Pemahaman tentang afiks dan penggunaannya penting dalam bahasa Indonesia untuk memperluas kosa kata dan memahami struktur bahasa yang lebih kompleks. Dengan memahami afiks, kita dapat membentuk kata-kata baru dan memahami makna yang terdapat di dalamnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia. Afiks dalam bahasa Indonesia merujuk pada bagian terkecil dari kata yang dapat ditambahkan di awal (prefiks), di tengah (infiks), atau di akhir (sufiks) kata untuk mengubah makna atau fungsi kata tersebut. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai afiks dalam bahasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66967,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[927,1994,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-66968","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bahasa-indonesia","8":"category-bahasa-indonesia-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia. Afiks dalam bahasa Indonesia merujuk pada bagian terkecil dari kata yang dapat ditambahkan di awal (prefiks), di tengah (infiks), atau di akhir (sufiks) kata untuk mengubah makna atau fungsi kata tersebut. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai afiks dalam bahasa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-25T12:51:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-Indonesia.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-01-25T12:51:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-25T12:51:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE","og_description":"Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia. Afiks dalam bahasa Indonesia merujuk pada bagian terkecil dari kata yang dapat ditambahkan di awal (prefiks), di tengah (infiks), atau di akhir (sufiks) kata untuk mengubah makna atau fungsi kata tersebut. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai afiks dalam bahasa [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2026-01-25T12:51:05+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-Indonesia.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/","name":"Apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-01-25T12:51:05+00:00","dateModified":"2026-01-25T12:51:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-afiks-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan afiks dalam bahasa Indonesia?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66968","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66968"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66968\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":166659,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66968\/revisions\/166659"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66968"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66968"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66968"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}