{"id":66600,"date":"2026-02-01T23:50:56","date_gmt":"2026-02-01T23:50:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=66600"},"modified":"2026-02-01T23:50:56","modified_gmt":"2026-02-01T23:50:56","slug":"bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/","title":{"rendered":"Bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan?"},"content":{"rendered":"<p> Gerak lurus beraturan adalah gerakan benda yang memiliki jarak tempuh yang dapat dihitung dengan mudah. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan dan memberikan contoh perhitungan yang mudah dipahami. Mulai dari rumus yang digunakan hingga contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Baca terus untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang konsep ini. <\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Dalam gerak lurus beraturan, untuk menghitung jarak tempuh kita perlu menggunakan rumus sederhana yaitu:<\/p>\n<p><strong>Jarak tempuh = kecepatan x waktu tempuh<\/strong><\/p>\n<p>Dalam rumus ini, kecepatan diukur dalam satuan meter per detik (m\/s), sedangkan waktu tempuh diukur dalam satuan detik (s).<\/p>\n<p>Contoh soal:<\/p>\n<p>Jika Suzy berlari dengan kecepatan 4 m\/s selama 10 detik, berapakah jarak tempuh yang ditempuh oleh Suzy?<\/p>\n<p>Langkah-langkah untuk menghitungnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Gunakan rumus jarak tempuh = kecepatan x waktu tempuh<\/li>\n<li>Substitusikan nilai kecepatan = 4 m\/s dan waktu tempuh = 10 detik<\/li>\n<li>Jadi, jarak tempuh = 4 m\/s x 10 detik = 40 meter<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam gerak lurus beraturan, untuk menghitung jarak tempuh, kita dapat menggunakan rumus jarak tempuh = kecepatan x waktu tempuh. Kecepatan diukur dalam meter per detik (m\/s), sedangkan waktu tempuh diukur dalam detik (s).<\/p>\n<p>Dalam contoh di atas, Suzy berlari dengan kecepatan 4 m\/s selama 10 detik, sehingga jarak tempuhnya adalah 40 meter.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gerak lurus beraturan adalah gerakan benda yang memiliki jarak tempuh yang dapat dihitung dengan mudah. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan dan memberikan contoh perhitungan yang mudah dipahami. Mulai dari rumus yang digunakan hingga contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Baca terus untuk mendapatkan pemahaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66599,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1040,1987,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-66600","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ipa","8":"category-ipa-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gerak lurus beraturan adalah gerakan benda yang memiliki jarak tempuh yang dapat dihitung dengan mudah. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan dan memberikan contoh perhitungan yang mudah dipahami. Mulai dari rumus yang digunakan hingga contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Baca terus untuk mendapatkan pemahaman [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-01T23:50:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/\",\"name\":\"Bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-02-01T23:50:56+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-01T23:50:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan? - OmahBSE","og_description":"Gerak lurus beraturan adalah gerakan benda yang memiliki jarak tempuh yang dapat dihitung dengan mudah. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan dan memberikan contoh perhitungan yang mudah dipahami. Mulai dari rumus yang digunakan hingga contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Baca terus untuk mendapatkan pemahaman [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2026-02-01T23:50:56+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/","name":"Bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-02-01T23:50:56+00:00","dateModified":"2026-02-01T23:50:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-cara-menghitung-jarak-tempuh-pada-gerak-lurus-beraturan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana cara menghitung jarak tempuh pada gerak lurus beraturan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66600","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66600"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66600\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":166838,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/66600\/revisions\/166838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/66599"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66600"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=66600"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=66600"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}