{"id":62626,"date":"2026-04-21T07:50:55","date_gmt":"2026-04-21T07:50:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=62626"},"modified":"2026-04-21T07:50:55","modified_gmt":"2026-04-21T07:50:55","slug":"apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/","title":{"rendered":"Apa pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia?"},"content":{"rendered":"<p>Pada tulisan ini, akan dijelaskan tentang pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia. Kalimat pasif merupakan sebuah konstruksi kalimat di mana subjek menerima aksi dari kata kerja. Dalam penggunaannya, kalimat pasif digunakan untuk mengutamakan objek atau mengaburkan subjek. Dengan memahami konsep kalimat pasif, Anda akan dapat lebih memahami dan menggunakan kalimat secara efektif dalam kegiatan menulis.<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia adalah kalimat yang subjeknya tidak melakukan tindakan, melainkan menerima tindakan dari kata kerja. Dalam kalimat pasif, objek menjadi subjek dalam kalimat dan kata kerja diubah menjadi bentuk pasif dengan menggunakan kata kerja bantu &#8220;di&#8221; atau &#8220;ter&#8221;. Contohnya, dalam kalimat aktif &#8220;Dia membeli buku,&#8221; menjadi kalimat pasif &#8220;Buku dibeli oleh dia.&#8221;<\/p>\n<p>Kalimat pasif juga sering digunakan untuk menekankan objek atau menghilangkan subjek yang tidak penting dalam kalimat. Penulisan kalimat pasif juga mempengaruhi perubahan tenses sesuai dengan aturan tenses dalam Bahasa Indonesia. Untuk mengenali kalimat pasif, perhatikan kata kerja bantu &#8220;di&#8221; atau &#8220;ter&#8221; yang digunakan serta penempatan subjek dan objek dalam kalimat.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam Bahasa Indonesia, kalimat pasif adalah kalimat di mana subjeknya tidak melakukan tindakan, melainkan menerima tindakan dari kata kerja. Penulisan kalimat pasif menggunakan kata kerja bantu &#8220;di&#8221; atau &#8220;ter&#8221; dan mengubah subjek menjadi objek dalam kalimat. Kalimat pasif digunakan untuk menekankan objek atau menghilangkan subjek yang tidak penting.<\/p>\n<p>Memahami kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan memahami pola kalimat yang digunakan dalam berbagai media. Dengan mengerti konsep kalimat pasif, kita dapat mengkomunikasikan pesan dengan lebih jelas dan efektif dalam Bahasa Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tulisan ini, akan dijelaskan tentang pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia. Kalimat pasif merupakan sebuah konstruksi kalimat di mana subjek menerima aksi dari kata kerja. Dalam penggunaannya, kalimat pasif digunakan untuk mengutamakan objek atau mengaburkan subjek. Dengan memahami konsep kalimat pasif, Anda akan dapat lebih memahami dan menggunakan kalimat secara efektif dalam kegiatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":62622,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[927,1994,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-62626","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bahasa-indonesia","8":"category-bahasa-indonesia-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada tulisan ini, akan dijelaskan tentang pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia. Kalimat pasif merupakan sebuah konstruksi kalimat di mana subjek menerima aksi dari kata kerja. Dalam penggunaannya, kalimat pasif digunakan untuk mengutamakan objek atau mengaburkan subjek. Dengan memahami konsep kalimat pasif, Anda akan dapat lebih memahami dan menggunakan kalimat secara efektif dalam kegiatan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-21T07:50:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-Bahasa-Indonesia.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"name\":\"Apa pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-04-21T07:50:55+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-21T07:50:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE","og_description":"Pada tulisan ini, akan dijelaskan tentang pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia. Kalimat pasif merupakan sebuah konstruksi kalimat di mana subjek menerima aksi dari kata kerja. Dalam penggunaannya, kalimat pasif digunakan untuk mengutamakan objek atau mengaburkan subjek. Dengan memahami konsep kalimat pasif, Anda akan dapat lebih memahami dan menggunakan kalimat secara efektif dalam kegiatan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2026-04-21T07:50:55+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-Bahasa-Indonesia.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/","name":"Apa pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-04-21T07:50:55+00:00","dateModified":"2026-04-21T07:50:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-pengertian-dari-kalimat-pasif-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa pengertian dari kalimat pasif dalam Bahasa Indonesia?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62626","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62626"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62626\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":168750,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62626\/revisions\/168750"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62622"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62626"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62626"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62626"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}