{"id":55617,"date":"2026-09-07T04:51:19","date_gmt":"2026-09-07T04:51:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=55617"},"modified":"2026-09-07T04:51:19","modified_gmt":"2026-09-07T04:51:19","slug":"apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan kata majemuk bertingkat dan bagaimana membentuknya?"},"content":{"rendered":"<p>Majemuk bertingkat merujuk pada struktur kalimat yang terdiri dari dua atau lebih frasa yang memiliki arti sendiri dan dihubungkan dengan konjungsi. Untuk membentuknya, kita perlu memahami peran dan fungsi masing-masing frasa dalam kalimat serta memilih konjungsi yang tepat. Artiket ini akan menjelaskan secara detail mengenai cara membentuk majemuk bertingkat yang efektif.<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Kata majemuk bertingkat adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jenis kata majemuk yang terbentuk dari dua atau lebih kata dasar yang sudah disusun dalam pola gramatikal. Dalam kata majemuk bertingkat, kata dasar akan menjadi prefiks atau bagian pengawalan untuk membentuk suatu kata baru. Bentuk kata ini biasanya terjadi dalam bahasa Indonesia untuk mengungkapkan suatu jenis yang lebih spesifik atau kualifikasi tertentu dari kata dasar.<\/p>\n<p>Untuk membentuk kata majemuk bertingkat, biasanya akan digunakan mekanisme pengawalan dengan menggunakan kata awalan yang lebih dominan, yang akan mempengaruhi makna kata dalam kata majemuk tersebut. Contoh yang umum dari kata majemuk bertingkat adalah penggunaan kata &#8220;ber-&#8221; sebagai kata awalan untuk menunjukkan kualifikasi atau jenis tertentu. Misalnya, &#8220;berpikir&#8221; yang terbentuk dari kata dasar &#8220;pikir&#8221;, atau &#8220;berlari&#8221; yang terbentuk dari kata dasar &#8220;lari&#8221;.<\/p>\n<p>Berikut adalah langkah-langkah untuk membentuk kata majemuk bertingkat:<\/p>\n<ol>\n<li>Pilih kata dasar yang akan digunakan sebagai dasar pembentukan kata majemuk.<\/li>\n<li>Tambahkan prefiks atau bagian pengawalan yang sesuai untuk mengubah makna kata dasar.<\/li>\n<li>Gunakan aturan ejaan dan tata bahasa yang benar dalam pembentukan kata.<\/li>\n<li>Perhatikan konteks dan penggunaan kata dalam kalimat agar kata majemuk bertingkat dapat digunakan dengan benar.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Kata majemuk bertingkat merupakan jenis kata majemuk yang terbentuk dari dua atau lebih kata dasar yang sudah disusun dalam pola gramatikal. Pembentukan kata ini dilakukan dengan menambah prefiks atau bagian pengawalan yang sesuai pada kata dasar. Membentuk kata majemuk bertingkat membutuhkan pemahaman aturan ejaan dan tata bahasa yang benar.<\/p>\n<p>Dengan memahami konsep dan cara membentuk kata majemuk bertingkat, kita dapat mengenali dan menggunakan kata-kata tersebut dengan tepat dalam komunikasi sehari-hari. Hal ini akan membantu meningkatkan pemahaman bahasa Indonesia kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Majemuk bertingkat merujuk pada struktur kalimat yang terdiri dari dua atau lebih frasa yang memiliki arti sendiri dan dihubungkan dengan konjungsi. Untuk membentuknya, kita perlu memahami peran dan fungsi masing-masing frasa dalam kalimat serta memilih konjungsi yang tepat. Artiket ini akan menjelaskan secara detail mengenai cara membentuk majemuk bertingkat yang efektif. Penjelasan dan Jawaban Kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":55616,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[927,1994,1976,1988],"tags":[],"class_list":["post-55617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-bahasa-indonesia","category-bahasa-indonesia-smp","category-sekolah","category-smp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan kata majemuk bertingkat dan bagaimana membentuknya? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan kata majemuk bertingkat dan bagaimana membentuknya? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Majemuk bertingkat merujuk pada struktur kalimat yang terdiri dari dua atau lebih frasa yang memiliki arti sendiri dan dihubungkan dengan konjungsi. Untuk membentuknya, kita perlu memahami peran dan fungsi masing-masing frasa dalam kalimat serta memilih konjungsi yang tepat. Artiket ini akan menjelaskan secara detail mengenai cara membentuk majemuk bertingkat yang efektif. Penjelasan dan Jawaban Kata [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-07T04:51:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan kata majemuk bertingkat dan bagaimana membentuknya? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-09-07T04:51:19+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-07T04:51:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan kata majemuk bertingkat dan bagaimana membentuknya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan kata majemuk bertingkat dan bagaimana membentuknya? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan kata majemuk bertingkat dan bagaimana membentuknya? - OmahBSE","og_description":"Majemuk bertingkat merujuk pada struktur kalimat yang terdiri dari dua atau lebih frasa yang memiliki arti sendiri dan dihubungkan dengan konjungsi. Untuk membentuknya, kita perlu memahami peran dan fungsi masing-masing frasa dalam kalimat serta memilih konjungsi yang tepat. Artiket ini akan menjelaskan secara detail mengenai cara membentuk majemuk bertingkat yang efektif. Penjelasan dan Jawaban Kata [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2026-09-07T04:51:19+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/","name":"Apa yang dimaksud dengan kata majemuk bertingkat dan bagaimana membentuknya? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-09-07T04:51:19+00:00","dateModified":"2026-09-07T04:51:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-kata-majemuk-bertingkat-dan-bagaimana-membentuknya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan kata majemuk bertingkat dan bagaimana membentuknya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55617"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55617\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":172128,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55617\/revisions\/172128"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55616"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}