{"id":40667,"date":"2024-03-01T13:45:54","date_gmt":"2024-03-01T13:45:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=40667"},"modified":"2024-03-01T13:45:54","modified_gmt":"2024-03-01T13:45:54","slug":"apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/","title":{"rendered":"Apa arti sila Keempat, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan?"},"content":{"rendered":"<p>Sila Keempat dalam Pancasila, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mengandung makna bahwa dalam sistem pemerintahan kita, kekuasaan berada di tangan rakyat dan dipimpin oleh pemimpin yang bijaksana dalam membawa keputusan melalui musyawarah dan mufakat.<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Sila Keempat dalam Pancasila adalah &#8220;Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.&#8221; Sila ini menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam mengatur negara dan bangsa Indonesia.<\/p>\n<p>Kerakyatan mengacu pada prinsip bahwa kekuasaan dalam negara berasal dari rakyat. Rakyat merupakan sumber kekuasaan yang utama, dan mereka memiliki hak untuk ikut serta dalam pengambilan keputusan yang penting dalam negara. Hikmat kebijaksanaan merujuk pada kebijaksanaan yang dihasilkan melalui pemikiran yang bijaksana dan pemahaman yang mendalam terhadap situasi yang dihadapi.<\/p>\n<p>Permusyawaratan perwakilan adalah sistem pemerintahan di mana wakil rakyat dipilih melalui pemilihan umum untuk mewakili kepentingan rakyat. Mereka bertanggung jawab dalam menjalankan tugas mereka secara adil dan menghormati aspirasi rakyat yang mereka wakili.<\/p>\n<p>Sila Keempat mengajarkan prinsip-prinsip demokrasi yang melibatkan partisipasi aktif rakyat dalam pengambilan keputusan, baik langsung maupun melalui perwakilan. Dalam kerangka kehidupan bernegara, setiap kebijaksanaan dan keputusan yang diambil harus mempertimbangkan pandangan dan kepentingan rakyat.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Sila Keempat, yaitu &#8220;Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,&#8221; menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif rakyat dalam pengambilan keputusan negara. Prinsip ini mencerminkan semangat demokrasi dalam menjalankan pemerintahan sehingga kebijakan yang diambil dapat mencerminkan aspirasi dan kepentingan rakyat.<\/p>\n<p>Dengan demikian, sila ini mengajarkan nilai-nilai demokrasi, kebijaksanaan, dan keadilan dalam pemerintahan. Melalui permusyawaratan perwakilan, rakyat memilih wakil yang dapat mewakili dan menjalankan tugas mereka dengan kebijaksanaan, menghasilkan keputusan yang menguntungkan dan memenuhi kepentingan bersama. Dengan demikian, Sila Keempat menjadi dasar penting dalam membangun negara yang demokratis dan berkeadilan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sila Keempat dalam Pancasila, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mengandung makna bahwa dalam sistem pemerintahan kita, kekuasaan berada di tangan rakyat dan dipimpin oleh pemimpin yang bijaksana dalam membawa keputusan melalui musyawarah dan mufakat. Penjelasan dan Jawaban Sila Keempat dalam Pancasila adalah &#8220;Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40666,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1980,1981,1976,1975],"tags":[],"class_list":{"0":"post-40667","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-pkn","8":"category-pkn-sd","9":"category-sekolah","10":"category-sekolah-dasar"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa arti sila Keempat, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa arti sila Keempat, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sila Keempat dalam Pancasila, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mengandung makna bahwa dalam sistem pemerintahan kita, kekuasaan berada di tangan rakyat dan dipimpin oleh pemimpin yang bijaksana dalam membawa keputusan melalui musyawarah dan mufakat. Penjelasan dan Jawaban Sila Keempat dalam Pancasila adalah &#8220;Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-01T13:45:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-arti-sila-Keempat-yaitu-Kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/\",\"name\":\"Apa arti sila Keempat, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-03-01T13:45:54+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-01T13:45:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa arti sila Keempat, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa arti sila Keempat, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa arti sila Keempat, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan? - OmahBSE","og_description":"Sila Keempat dalam Pancasila, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mengandung makna bahwa dalam sistem pemerintahan kita, kekuasaan berada di tangan rakyat dan dipimpin oleh pemimpin yang bijaksana dalam membawa keputusan melalui musyawarah dan mufakat. Penjelasan dan Jawaban Sila Keempat dalam Pancasila adalah &#8220;Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2024-03-01T13:45:54+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-arti-sila-Keempat-yaitu-Kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/","name":"Apa arti sila Keempat, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-03-01T13:45:54+00:00","dateModified":"2024-03-01T13:45:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-arti-sila-keempat-yaitu-kerakyatan-yang-dipimpin-oleh-hikmat-kebijaksanaan-dalam-permusyawaratan-perwakilan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa arti sila Keempat, yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40667","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40667"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40667\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":149127,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40667\/revisions\/149127"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40667"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40667"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40667"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}