{"id":36605,"date":"2024-02-13T09:10:54","date_gmt":"2024-02-13T09:10:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=36605"},"modified":"2024-02-13T09:10:54","modified_gmt":"2024-02-13T09:10:54","slug":"apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/","title":{"rendered":"Apa perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia?"},"content":{"rendered":"<p>Apakah Anda sering bingung dengan perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara singkat apa itu afiks sisipan dan afiks awalan, serta perbedaan mencolok di antara keduanya. Yuk, baca terus!<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Afiks sisipan dan afiks awalan adalah dua bentuk afiksasi dalam bahasa Indonesia. Afiksasi adalah proses penambahan afiks (imbuhan) pada suatu kata dasar untuk membentuk kata baru.<\/p>\n<p>Afiks sisipan adalah afiks yang diletakkan di tengah-tengah kata dasar. Afiks tersebut dapat berupa awalan (prefiks), sisipan (infiks), maupun akhiran (sufiks). Contoh afiks sisipan dalam bahasa Indonesia antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Pesusu (pe- + susu) &#8211; susu yang diperas<\/li>\n<li>Pemuda (pe- + muda) &#8211; orang muda<\/li>\n<li>Menyiram (me- + siram) &#8211; menuangkan air<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sedangkan afiks awalan adalah afiks yang ditempatkan di depan kata dasar. Afiks tersebut dapat berupa awalan me- atau pe-. Contoh afiks awalan dalam bahasa Indonesia antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Memasak (me- + masak) &#8211; mengolah makanan<\/li>\n<li>Pegawai (pe- + gawai) &#8211; orang yang bekerja<\/li>\n<li>Merah (me- + rah) &#8211; memiliki warna merah<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jadi, perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan terletak pada posisi afiks tersebut dalam kata dasar. Afiks sisipan ditempatkan di tengah-tengah kata dasar, sedangkan afiks awalan ditempatkan di depan kata dasar.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Afiks sisipan dan afiks awalan adalah bentuk afiksasi dalam bahasa Indonesia. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada posisi afiks tersebut dalam kata dasar. Afiks sisipan diletakkan di tengah-tengah kata dasar, sementara afiks awalan diletakkan di depan kata dasar.<\/p>\n<p>Pemahaman tentang perbedaan ini penting dalam mempelajari bahasa Indonesia, karena penggunaan yang tepat dari afiks mempengaruhi makna dan struktur kata yang dibentuk.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah Anda sering bingung dengan perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara singkat apa itu afiks sisipan dan afiks awalan, serta perbedaan mencolok di antara keduanya. Yuk, baca terus! Penjelasan dan Jawaban Afiks sisipan dan afiks awalan adalah dua bentuk afiksasi dalam bahasa Indonesia. Afiksasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":36604,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[927,1979,1976,1975],"tags":[],"class_list":{"0":"post-36605","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bahasa-indonesia","8":"category-bahasa-indonesia-sd","9":"category-sekolah","10":"category-sekolah-dasar"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apakah Anda sering bingung dengan perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara singkat apa itu afiks sisipan dan afiks awalan, serta perbedaan mencolok di antara keduanya. Yuk, baca terus! Penjelasan dan Jawaban Afiks sisipan dan afiks awalan adalah dua bentuk afiksasi dalam bahasa Indonesia. Afiksasi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-13T09:10:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-Indonesia.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"name\":\"Apa perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-02-13T09:10:54+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-13T09:10:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE","og_description":"Apakah Anda sering bingung dengan perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara singkat apa itu afiks sisipan dan afiks awalan, serta perbedaan mencolok di antara keduanya. Yuk, baca terus! Penjelasan dan Jawaban Afiks sisipan dan afiks awalan adalah dua bentuk afiksasi dalam bahasa Indonesia. Afiksasi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2024-02-13T09:10:54+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-Indonesia.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/","name":"Apa perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-02-13T09:10:54+00:00","dateModified":"2024-02-13T09:10:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-afiks-sisipan-dan-afiks-awalan-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa perbedaan antara afiks sisipan dan afiks awalan dalam bahasa Indonesia?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36605","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36605"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36605\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":147342,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36605\/revisions\/147342"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36604"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36605"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36605"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36605"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}