{"id":3479,"date":"2023-09-24T21:05:54","date_gmt":"2023-09-24T21:05:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=3479"},"modified":"2023-09-24T21:05:54","modified_gmt":"2023-09-24T21:05:54","slug":"mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/","title":{"rendered":"Mengapa air laut berbeda rasanya dengan air tawar?"},"content":{"rendered":"<p>Apakah pernah terbersit di pikiranmu mengapa air laut memiliki rasa yang begitu berbeda dengan air tawar yang biasa kita minum? Meski terlihat sama, namun rasa yang berbeda itu sebenarnya dihasilkan oleh berbagai faktor alami yang memengaruhi komposisi dan karakteristik kedua jenis air ini. Yuk, kita bahas tentang fenomena menarik ini lebih dalam!<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Perbedaan rasa antara air laut dan air tawar disebabkan oleh perbedaan kandungan garam di dalamnya. Air laut mengandung garam, sedangkan air tawar tidak mengandung garam.<\/p>\n<p>Air laut mengandung sekitar 3,5% garam laut, yang terdiri dari berbagai garam seperti natrium klorida, magnesium, dan kalium. Kandungan garam ini memberikan rasa asin pada air laut. Di sisi lain, air tawar biasanya hanya mengandung sejumlah kecil garam atau bahkan tidak mengandung garam sama sekali.<\/p>\n<p>Ketika kita minum air laut, garam-garam tersebut bersentuhan dengan lidah kita dan memberikan rasa asin. Lidah kita sensitif terhadap rasa garam, itulah mengapa kita dapat merasakan perbedaan rasa antara air laut dan air tawar.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Perbedaan rasa antara air laut dan air tawar disebabkan oleh kandungan garam di dalamnya. Air laut mengandung garam, sedangkan air tawar tidak mengandung garam. Kandungan garam ini memberikan rasa asin pada air laut, yang dapat dirasakan oleh lidah kita saat meminumnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah pernah terbersit di pikiranmu mengapa air laut memiliki rasa yang begitu berbeda dengan air tawar yang biasa kita minum? Meski terlihat sama, namun rasa yang berbeda itu sebenarnya dihasilkan oleh berbagai faktor alami yang memengaruhi komposisi dan karakteristik kedua jenis air ini. Yuk, kita bahas tentang fenomena menarik ini lebih dalam! Penjelasan dan Jawaban [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3476,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[853,1978,1976,1975],"tags":[],"class_list":["post-3479","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kimia","category-kimia-sd","category-sekolah","category-sekolah-dasar"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa air laut berbeda rasanya dengan air tawar? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa air laut berbeda rasanya dengan air tawar? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apakah pernah terbersit di pikiranmu mengapa air laut memiliki rasa yang begitu berbeda dengan air tawar yang biasa kita minum? Meski terlihat sama, namun rasa yang berbeda itu sebenarnya dihasilkan oleh berbagai faktor alami yang memengaruhi komposisi dan karakteristik kedua jenis air ini. Yuk, kita bahas tentang fenomena menarik ini lebih dalam! Penjelasan dan Jawaban [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-24T21:05:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/\",\"name\":\"Mengapa air laut berbeda rasanya dengan air tawar? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-09-24T21:05:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-24T21:05:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa air laut berbeda rasanya dengan air tawar?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa air laut berbeda rasanya dengan air tawar? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa air laut berbeda rasanya dengan air tawar? - OmahBSE","og_description":"Apakah pernah terbersit di pikiranmu mengapa air laut memiliki rasa yang begitu berbeda dengan air tawar yang biasa kita minum? Meski terlihat sama, namun rasa yang berbeda itu sebenarnya dihasilkan oleh berbagai faktor alami yang memengaruhi komposisi dan karakteristik kedua jenis air ini. Yuk, kita bahas tentang fenomena menarik ini lebih dalam! Penjelasan dan Jawaban [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2023-09-24T21:05:54+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/","name":"Mengapa air laut berbeda rasanya dengan air tawar? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-09-24T21:05:54+00:00","dateModified":"2023-09-24T21:05:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-air-laut-berbeda-rasanya-dengan-air-tawar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa air laut berbeda rasanya dengan air tawar?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3479","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3479"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3479\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3479"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3479"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3479"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}