{"id":1948,"date":"2023-09-16T08:55:54","date_gmt":"2023-09-16T08:55:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=1948"},"modified":"2023-09-16T08:55:54","modified_gmt":"2023-09-16T08:55:54","slug":"mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/","title":{"rendered":"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali?"},"content":{"rendered":"<p>Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali?<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Ketika sebuah bola dilempar ke udara, ia jatuh kembali ke tanah karena adanya gaya tarikan gravitasi Bumi. Gaya tarikan gravitasi adalah gaya yang diberikan oleh Bumi pada semua benda di sekelilingnya. Gaya ini mengakibatkan benda-benda tersebut tertarik menuju pusat Bumi. Bola yang dilempar ke udara juga terpengaruh oleh gaya tarikan gravitasi ini sehingga jatuh kembali ke tanah.<\/p>\n<p>Seiring dengan bola bergerak ke atas setelah dilempar, energi kinetik yang dimiliki bola secara bertahap berkurang karena gaya gravitasi Bumi yang bekerja melawan pergerakannya. Ketika bola mencapai titik tertinggi, energi kinetiknya mencapai nilai minimum. Setelah itu, bola mulai turun kembali ke tanah karena gaya tarikan gravitasi menjadi lebih kuat daripada energi kinetik bola.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Jadi, bola yang dilempar akan jatuh kembali ke tanah karena adanya gaya tarikan gravitasi Bumi yang menariknya ke bawah. Selain itu, energi kinetik bola juga berkurang ketika bola bergerak ke atas, mengakibatkan bola kehilangan daya untuk melawan gaya gravitasi dan akhirnya jatuh kembali ke tanah.<\/p>\n<p>Dalam fisika, fenomena ini dapat dijelaskan menggunakan hukum gravitasi Newton. Hukum ini menyatakan bahwa adanya gaya tarikan gravitasi antara dua benda bergantung pada massa kedua benda dan jarak antara kedua benda tersebut. Jadi, semakin besar massa benda dan semakin dekat jaraknya, maka gaya tarikan gravitasinya akan semakin kuat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali? Penjelasan dan Jawaban Ketika sebuah bola dilempar ke udara, ia jatuh kembali ke tanah karena adanya gaya tarikan gravitasi Bumi. Gaya tarikan gravitasi adalah gaya yang diberikan oleh Bumi pada semua benda di sekelilingnya. Gaya ini mengakibatkan benda-benda tersebut tertarik menuju pusat Bumi. Bola yang dilempar ke udara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1946,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[846,1977,1976,1975],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1948","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-fisika","8":"category-fisika-sd","9":"category-sekolah","10":"category-sekolah-dasar"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali? Penjelasan dan Jawaban Ketika sebuah bola dilempar ke udara, ia jatuh kembali ke tanah karena adanya gaya tarikan gravitasi Bumi. Gaya tarikan gravitasi adalah gaya yang diberikan oleh Bumi pada semua benda di sekelilingnya. Gaya ini mengakibatkan benda-benda tersebut tertarik menuju pusat Bumi. Bola yang dilempar ke udara [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-16T08:55:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/\",\"name\":\"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-09-16T08:55:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-16T08:55:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali? - OmahBSE","og_description":"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali? Penjelasan dan Jawaban Ketika sebuah bola dilempar ke udara, ia jatuh kembali ke tanah karena adanya gaya tarikan gravitasi Bumi. Gaya tarikan gravitasi adalah gaya yang diberikan oleh Bumi pada semua benda di sekelilingnya. Gaya ini mengakibatkan benda-benda tersebut tertarik menuju pusat Bumi. Bola yang dilempar ke udara [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2023-09-16T08:55:54+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/","name":"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-09-16T08:55:54+00:00","dateModified":"2023-09-16T08:55:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/mengapa-bola-yang-dilempar-akan-jatuh-kembali\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa bola yang dilempar akan jatuh kembali?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1948"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1948\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}