{"id":122417,"date":"2023-09-13T03:42:02","date_gmt":"2023-09-13T03:42:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=122417"},"modified":"2023-09-13T03:42:02","modified_gmt":"2023-09-13T03:42:02","slug":"apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/","title":{"rendered":"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia?"},"content":{"rendered":"<p>Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? Dalam bahasa Indonesia, kata dasar merujuk pada kata utama yang memiliki makna tersendiri, sedangkan kata terikat adalah kata yang membutuhkan kata lain (imbuhan) untuk memiliki makna. Perbedaan ini sangat penting dalam memahami struktur dan fungsi kata dalam bahasa Indonesia.<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Dalam Bahasa Indonesia, terdapat dua jenis kata, yaitu kata dasar dan kata terikat. Perbedaan antara kedua jenis kata ini terletak pada kemampuan kata dalam membentuk kata lain.<\/p>\n<h3>Kata Dasar<\/h3>\n<p>Kata dasar adalah kata dasar yang tidak bisa dibentuk dari penggabungan dengan kata lain. Kata dasar merupakan bentuk dasar atau asli dari sebuah kata, yang tidak dapat dipecah lagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.<\/p>\n<p>Contoh kata dasar: makan, tidur, baca, tulis, jalan.<\/p>\n<h3>Kata Terikat<\/h3>\n<p>Kata terikat adalah kata yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai kata yang memiliki makna. Kata terikat harus selalu bergantung pada kata dasar atau kata lain dalam membentuk sebuah kata yang memiliki makna. Kata terikat ini biasanya berupa awalan (pra-), akhiran (-kan, -i, -an), atau sisipan.<\/p>\n<p>Contoh kata terikat: memakan, pergi, membaca, menulis, berjalan.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam Bahasa Indonesia, perbedaan antara kata dasar dan kata terikat terletak pada kemampuan kata dalam membentuk kata lain. Kata dasar adalah kata dasar yang tidak bisa dibentuk dari penggabungan dengan kata lain, sedangkan kata terikat harus selalu bergantung pada kata dasar atau kata lain dalam membentuk sebuah kata yang memiliki makna.<\/p>\n<p>Mengetahui perbedaan antara kata dasar dan kata terikat penting dalam memahami struktur dasar Bahasa Indonesia, terutama dalam pembentukan kata-kata baru dan pemahaman terhadap berbagai aspek kebahasaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? Dalam bahasa Indonesia, kata dasar merujuk pada kata utama yang memiliki makna tersendiri, sedangkan kata terikat adalah kata yang membutuhkan kata lain (imbuhan) untuk memiliki makna. Perbedaan ini sangat penting dalam memahami struktur dan fungsi kata dalam bahasa Indonesia. Penjelasan dan Jawaban Dalam Bahasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":122415,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[927,1994,1976,1988],"tags":[],"class_list":["post-122417","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-bahasa-indonesia","category-bahasa-indonesia-smp","category-sekolah","category-smp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? Dalam bahasa Indonesia, kata dasar merujuk pada kata utama yang memiliki makna tersendiri, sedangkan kata terikat adalah kata yang membutuhkan kata lain (imbuhan) untuk memiliki makna. Perbedaan ini sangat penting dalam memahami struktur dan fungsi kata dalam bahasa Indonesia. Penjelasan dan Jawaban Dalam Bahasa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-13T03:42:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-Bahasa-Indonesia.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/\",\"name\":\"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-09-13T03:42:02+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-13T03:42:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE","og_description":"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? Dalam bahasa Indonesia, kata dasar merujuk pada kata utama yang memiliki makna tersendiri, sedangkan kata terikat adalah kata yang membutuhkan kata lain (imbuhan) untuk memiliki makna. Perbedaan ini sangat penting dalam memahami struktur dan fungsi kata dalam bahasa Indonesia. Penjelasan dan Jawaban Dalam Bahasa [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2023-09-13T03:42:02+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-Bahasa-Indonesia.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/","name":"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-09-13T03:42:02+00:00","dateModified":"2023-09-13T03:42:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-perbedaan-antara-kata-dasar-dan-kata-terikat-dalam-bahasa-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa perbedaan antara kata dasar dan kata terikat dalam Bahasa Indonesia?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122417"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122417\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129680,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122417\/revisions\/129680"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}