{"id":115970,"date":"2023-09-23T22:52:05","date_gmt":"2023-09-23T22:52:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=115970"},"modified":"2023-09-23T22:52:05","modified_gmt":"2023-09-23T22:52:05","slug":"jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/","title":{"rendered":"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, berapakah panjang sisi yang tersisa?"},"content":{"rendered":"<p>Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, panjang sisi yang tersisa dapat diketahui menggunakan Konsep Pythagoras. Dengan menggunakan rumus a^2 + b^2 = c^2, panjang sisi yang tersisa dapat dihitung yaitu akar kuadrat dari 3^2 + 4^2, sehingga panjang sisi yang tersisa adalah 5 cm.<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Untuk mencari panjang sisi yang tersisa pada segitiga lancip dengan panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, kita dapat menggunakan prinsip Pythagoras. Menurut prinsip ini, dalam segitiga lancip, panjang sisi yang tersisa dapat ditemukan dengan menghitung akar kuadrat dari selisih kuadrat kedua sisi yang diketahui.<\/p>\n<p>Misalkan sisi tersisa dinotasikan sebagai x cm. Dalam kasus ini, sisi pertama memiliki panjang 3 cm, sisi kedua memiliki panjang 4 cm, dan sisi tersisa x cm. Berdasarkan prinsip Pythagoras, kita memiliki persamaan:<\/p>\n<p class=\"math\">x<sup>2<\/sup> = 4<sup>2<\/sup> &#8211; 3<sup>2<\/sup><\/p>\n<p class=\"math\">x<sup>2<\/sup> = 16 &#8211; 9<\/p>\n<p class=\"math\">x<sup>2<\/sup> = 7<\/p>\n<p class=\"math\">x = \u221a7<\/p>\n<p>Jadi, panjang sisi yang tersisa pada segitiga lancip adalah \u221a7 cm.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam segitiga lancip, panjang sisi yang tersisa dapat ditemukan menggunakan prinsip Pythagoras. Dengan menghitung selisih kuadrat antara dua sisi yang diketahui, kita dapat menemukan panjang sisi yang tersisa dengan menghitung akar kuadrat dari selisih tersebut. Dalam kasus ini, panjang sisi yang tersisa adalah \u221a7 cm.<\/p>\n<p>Kesimpulan tersebut menunjukkan bahwa prinsip Pythagoras sangat bermanfaat dalam menghitung panjang sisi yang tersisa pada segitiga lancip. Prinsip ini dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah matematika yang melibatkan segitiga lancip.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, panjang sisi yang tersisa dapat diketahui menggunakan Konsep Pythagoras. Dengan menggunakan rumus a^2 + b^2 = c^2, panjang sisi yang tersisa dapat dihitung yaitu akar kuadrat dari 3^2 + 4^2, sehingga panjang sisi yang tersisa adalah 5 cm. Penjelasan dan Jawaban Untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":115968,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[302,1992,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-115970","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-matematika","8":"category-matematika-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, berapakah panjang sisi yang tersisa? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, berapakah panjang sisi yang tersisa? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, panjang sisi yang tersisa dapat diketahui menggunakan Konsep Pythagoras. Dengan menggunakan rumus a^2 + b^2 = c^2, panjang sisi yang tersisa dapat dihitung yaitu akar kuadrat dari 3^2 + 4^2, sehingga panjang sisi yang tersisa adalah 5 cm. Penjelasan dan Jawaban Untuk [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-23T22:52:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/\",\"name\":\"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, berapakah panjang sisi yang tersisa? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-09-23T22:52:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-23T22:52:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, berapakah panjang sisi yang tersisa?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, berapakah panjang sisi yang tersisa? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, berapakah panjang sisi yang tersisa? - OmahBSE","og_description":"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, panjang sisi yang tersisa dapat diketahui menggunakan Konsep Pythagoras. Dengan menggunakan rumus a^2 + b^2 = c^2, panjang sisi yang tersisa dapat dihitung yaitu akar kuadrat dari 3^2 + 4^2, sehingga panjang sisi yang tersisa adalah 5 cm. Penjelasan dan Jawaban Untuk [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2023-09-23T22:52:05+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/","name":"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, berapakah panjang sisi yang tersisa? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-09-23T22:52:05+00:00","dateModified":"2023-09-23T22:52:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/jika-suatu-segitiga-lancip-memiliki-panjang-dua-sisi-3-cm-dan-4-cm-berapakah-panjang-sisi-yang-tersisa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jika suatu segitiga lancip memiliki panjang dua sisi 3 cm dan 4 cm, berapakah panjang sisi yang tersisa?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115970","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115970"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115970\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":132716,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115970\/revisions\/132716"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/115968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115970"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115970"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115970"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}