{"id":109284,"date":"2023-10-05T07:52:01","date_gmt":"2023-10-05T07:52:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=109284"},"modified":"2023-10-05T07:52:01","modified_gmt":"2023-10-05T07:52:01","slug":"apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap?"},"content":{"rendered":"<p>Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? Dalam konteks tata bahasa, verba transitif berpelengkap adalah verba yang memerlukan objek untuk melengkapi maknanya, sedangkan verba transitif tak berpelengkap adalah verba yang tidak membutuhkan objek tambahan. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang perbedaan keduanya!<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Verba transitif berpelengkap adalah kata kerja yang membutuhkan pelengkap untuk memuat makna yang lebih jelas dan lengkap. Pelengkap dalam verba transitif berpelengkap dapat berupa objek, pelengkap, penyerta, atau keterangan. Sebagai contoh, dalam kalimat &#8220;Dia membeli sebuah buku&#8221;, kata kerja &#8220;membeli&#8221; merupakan verba transitif berpelengkap karena membutuhkan objek &#8220;sebuah buku&#8221; untuk menjelaskan apa yang dibeli oleh subjek &#8220;dia&#8221;.<\/p>\n<p>Verba transitif tak berpelengkap adalah kata kerja yang tidak membutuhkan pelengkap untuk memuat makna yang lengkap. Verba jenis ini sudah memiliki makna yang jelas tanpa perlu ditambahkan pelengkap. Sebagai contoh, dalam kalimat &#8220;Dia bekerja keras&#8221;, kata kerja &#8220;bekerja&#8221; merupakan verba transitif tak berpelengkap karena tidak membutuhkan objek atau pelengkap tambahan.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Verba transitif berpelengkap adalah kata kerja yang membutuhkan pelengkap seperti objek, pelengkap, penyerta, atau keterangan untuk memuat makna yang lebih lengkap. Sedangkan, verba transitif tak berpelengkap sudah memiliki makna yang lengkap tanpa memerlukan tambahan pelengkap.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? Dalam konteks tata bahasa, verba transitif berpelengkap adalah verba yang memerlukan objek untuk melengkapi maknanya, sedangkan verba transitif tak berpelengkap adalah verba yang tidak membutuhkan objek tambahan. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang perbedaan keduanya! Penjelasan dan Jawaban Verba transitif berpelengkap adalah kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":109282,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[927,1994,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-109284","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bahasa-indonesia","8":"category-bahasa-indonesia-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? Dalam konteks tata bahasa, verba transitif berpelengkap adalah verba yang memerlukan objek untuk melengkapi maknanya, sedangkan verba transitif tak berpelengkap adalah verba yang tidak membutuhkan objek tambahan. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang perbedaan keduanya! Penjelasan dan Jawaban Verba transitif berpelengkap adalah kata [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-05T07:52:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-10-05T07:52:01+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-05T07:52:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? - OmahBSE","og_description":"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? Dalam konteks tata bahasa, verba transitif berpelengkap adalah verba yang memerlukan objek untuk melengkapi maknanya, sedangkan verba transitif tak berpelengkap adalah verba yang tidak membutuhkan objek tambahan. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang perbedaan keduanya! Penjelasan dan Jawaban Verba transitif berpelengkap adalah kata [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2023-10-05T07:52:01+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/","name":"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-10-05T07:52:01+00:00","dateModified":"2023-10-05T07:52:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-verba-transitif-berpelengkap-dan-verba-transitif-tak-berpelengkap\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan verba transitif berpelengkap dan verba transitif tak berpelengkap?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109284","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109284"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109284\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":135947,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109284\/revisions\/135947"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109282"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109284"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109284"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109284"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}