{"id":108869,"date":"2023-10-06T01:02:00","date_gmt":"2023-10-06T01:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=108869"},"modified":"2023-10-06T01:02:00","modified_gmt":"2023-10-06T01:02:00","slug":"bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/","title":{"rendered":"Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal?"},"content":{"rendered":"<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Untuk mengubah pecahan biasa menjadi desimal, langkah-langkah yang harus diikuti adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Pertama, bagi pembilang (angka atas) pecahan dengan penyebut (angka bawah) pecahan tersebut. Contoh: Jika pecahan adalah 3\/4, maka bagi 3 dibagi oleh 4.<\/li>\n<li>Setelah itu, hasil pembagian tersebut akan menjadi angka di depan titik desimal. Contoh: Jika hasil pembagian adalah 0,75, maka angka 0 merupakan angka di depan titik desimal.<\/li>\n<li>Terakhir, jika terdapat sisa pembagian, angka-angka dari sisa pembagian tersebut akan menjadi angka setelah titik desimal. Contoh: Jika sisa pembagian adalah 2, maka angka 2 akan menjadi angka setelah titik desimal sehingga pecahan 3\/4 menjadi desimal 0,75.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam matematika, pecahan biasa dapat diubah menjadi desimal dengan membagi pembilang dengan penyebut pecahan. Hasil pembagian tersebut akan menjadi angka di depan titik desimal, sedangkan sisa pembagian akan menjadi angka setelah titik desimal.<\/p>\n<p>Mengubah pecahan biasa menjadi desimal merupakan langkah penting dalam mempelajari operasi pecahan dan mempermudah perbandingan antara pecahan dan bilangan desimal dalam pemecahan masalah matematika.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penjelasan dan Jawaban Untuk mengubah pecahan biasa menjadi desimal, langkah-langkah yang harus diikuti adalah sebagai berikut: Pertama, bagi pembilang (angka atas) pecahan dengan penyebut (angka bawah) pecahan tersebut. Contoh: Jika pecahan adalah 3\/4, maka bagi 3 dibagi oleh 4. Setelah itu, hasil pembagian tersebut akan menjadi angka di depan titik desimal. Contoh: Jika hasil pembagian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":108866,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[302,1992,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-108869","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-matematika","8":"category-matematika-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penjelasan dan Jawaban Untuk mengubah pecahan biasa menjadi desimal, langkah-langkah yang harus diikuti adalah sebagai berikut: Pertama, bagi pembilang (angka atas) pecahan dengan penyebut (angka bawah) pecahan tersebut. Contoh: Jika pecahan adalah 3\/4, maka bagi 3 dibagi oleh 4. Setelah itu, hasil pembagian tersebut akan menjadi angka di depan titik desimal. Contoh: Jika hasil pembagian [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-06T01:02:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/\",\"name\":\"Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-10-06T01:02:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-06T01:02:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal? - OmahBSE","og_description":"Penjelasan dan Jawaban Untuk mengubah pecahan biasa menjadi desimal, langkah-langkah yang harus diikuti adalah sebagai berikut: Pertama, bagi pembilang (angka atas) pecahan dengan penyebut (angka bawah) pecahan tersebut. Contoh: Jika pecahan adalah 3\/4, maka bagi 3 dibagi oleh 4. Setelah itu, hasil pembagian tersebut akan menjadi angka di depan titik desimal. Contoh: Jika hasil pembagian [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2023-10-06T01:02:00+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/","name":"Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-10-06T01:02:00+00:00","dateModified":"2023-10-06T01:02:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/bagaimana-mengubah-pecahan-biasa-menjadi-desimal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana mengubah pecahan biasa menjadi desimal?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108869","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108869"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108869\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":136145,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108869\/revisions\/136145"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108866"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108869"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108869"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108869"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}