{"id":103247,"date":"2024-02-05T00:50:54","date_gmt":"2024-02-05T00:50:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?p=103247"},"modified":"2024-02-05T00:50:54","modified_gmt":"2024-02-05T00:50:54","slug":"apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/","title":{"rendered":"Apa yang dimaksud dengan penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi?"},"content":{"rendered":"<p>Kelelawar dalam ilmu komunikasi merujuk kepada konsep penggunaan simbol atau isyarat yang tidak berhubungan langsung dengan bahasa verbal. Contohnya adalah dalam praktik simbolik di teori kelelawar (structuralism), simbol tersebut tidak memiliki arti intrinsik dan hanya memiliki kaitan dengan konteks komunikatif tertentu.<\/p>\n<h2>Penjelasan dan Jawaban<\/h2>\n<p>Penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi merujuk pada konsep yang disebut dengan &#8220;kelelawar dalam ruangan&#8221; atau &#8220;bat in the room&#8221; dalam bahasa Inggris. Konsep ini sering digunakan untuk menggambarkan bagaimana komunikasi bisa terganggu atau terhalang oleh informasi yang tidak lengkap, bias, atau salah yang diterima oleh individu atau kelompok.<\/p>\n<p>Secara khusus, analogi kelelawar digunakan untuk menggambarkan situasi komunikasi yang sulit dipecahkan karena kurangnya informasi yang jelas atau adanya pemahaman yang salah. Seperti kelelawar yang menggunakan suara ultrasonik untuk berorientasi dan berkomunikasi, orang-orang juga mengharapkan informasi yang jelas dan akurat untuk berkomunikasi dengan efektif. Namun, ketika ada &#8220;kelelawar dalam ruangan&#8221;, informasi yang tidak lengkap atau bias dapat mengganggu komunikasi dan menghasilkan pemahaman yang salah antar pihak terlibat.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Dalam ilmu komunikasi, penggunaan kelelawar digunakan untuk menjelaskan situasi di mana komunikasi terganggu atau terhalang oleh informasi yang tidak lengkap, bias, atau salah. Analogi ini menggambarkan betapa pentingnya informasi yang jelas dan akurat dalam komunikasi yang efektif. Ketika ada &#8220;kelelawar dalam ruangan&#8221;, komunikasi dapat menjadi sulit dan menyebabkan pemahaman yang salah. Oleh karena itu, penting untuk terus memperjelas informasi dan menghindari bias agar komunikasi dapat berjalan dengan baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelelawar dalam ilmu komunikasi merujuk kepada konsep penggunaan simbol atau isyarat yang tidak berhubungan langsung dengan bahasa verbal. Contohnya adalah dalam praktik simbolik di teori kelelawar (structuralism), simbol tersebut tidak memiliki arti intrinsik dan hanya memiliki kaitan dengan konteks komunikatif tertentu. Penjelasan dan Jawaban Penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi merujuk pada konsep yang disebut dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":103245,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1040,1987,1976,1988],"tags":[],"class_list":{"0":"post-103247","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ipa","8":"category-ipa-smp","9":"category-sekolah","10":"category-smp"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang dimaksud dengan penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi? - OmahBSE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang dimaksud dengan penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi? - OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kelelawar dalam ilmu komunikasi merujuk kepada konsep penggunaan simbol atau isyarat yang tidak berhubungan langsung dengan bahasa verbal. Contohnya adalah dalam praktik simbolik di teori kelelawar (structuralism), simbol tersebut tidak memiliki arti intrinsik dan hanya memiliki kaitan dengan konteks komunikatif tertentu. Penjelasan dan Jawaban Penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi merujuk pada konsep yang disebut dengan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"OmahBSE\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-05T00:50:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"780\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/\",\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi? - OmahBSE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-02-05T00:50:54+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-05T00:50:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang dimaksud dengan penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/\",\"name\":\"OmahBSE\",\"description\":\"Blog Pendidikan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang dimaksud dengan penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi? - OmahBSE","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa yang dimaksud dengan penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi? - OmahBSE","og_description":"Kelelawar dalam ilmu komunikasi merujuk kepada konsep penggunaan simbol atau isyarat yang tidak berhubungan langsung dengan bahasa verbal. Contohnya adalah dalam praktik simbolik di teori kelelawar (structuralism), simbol tersebut tidak memiliki arti intrinsik dan hanya memiliki kaitan dengan konteks komunikatif tertentu. Penjelasan dan Jawaban Penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi merujuk pada konsep yang disebut dengan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/","og_site_name":"OmahBSE","article_published_time":"2024-02-05T00:50:54+00:00","og_image":[{"width":780,"height":500,"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi.webp","type":"image\/webp"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/","name":"Apa yang dimaksud dengan penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi? - OmahBSE","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-02-05T00:50:54+00:00","dateModified":"2024-02-05T00:50:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/apa-yang-dimaksud-dengan-penggunaan-kelelawar-dalam-ilmu-komunikasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang dimaksud dengan penggunaan kelelawar dalam ilmu komunikasi?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/","name":"OmahBSE","description":"Blog Pendidikan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/0c84c48fd07a14068bc1043627fdffec","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/32a5433cdd6d2c0a8c50d8868442188f8ed76accc51396422b439ff2f1de1db9?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.omahbse.com\/blog"],"url":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103247","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=103247"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103247\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":146455,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/103247\/revisions\/146455"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/103245"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=103247"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=103247"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.omahbse.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=103247"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}